
Benjamin adalah anak bungsu dari 17 bersaudara. Benjamin sudah tidak bersekolah pada usia sepuluh tahun. Dua tahun kemudian ia bekerja dipenerbitan milik James, abangnya sendiri yang menerbitkan akhbar New England Courant. Ditempatnya bekerja, Benjamin menjadi kontributor dan kemudian editor. Suatu hari Benjamin bertengkar dengan Jamer dan akhirnya Benjamin berpindah ke New York seterusnya ke Philadelphia pada Oktober tahun1723.
Benjamin Franklin pada awalnya merupakan
tokoh Freemasonry London dan menjalin hubungan yang sangat dekat dengan
Rothschild,kepala dari pihak Konspirasi Yahudi Internasional. Namun kerana lama
kelamaan, setelah melihat dengan mata kepala sendiri berbagai perkembangan yang
tidak menguntungkan Amerika Syarikat, terutama terkait perkembangan kaum Yahudi
serta penguasaan kaum ini atas sendi-sendi perekonomian rakyat Amerika maka
Franklin mulai sedar bahawa selama ini dia telah melakukan kesilapan. Kaum
Yahudi yang dulu begitu dekat dengannya ternyata tidak ubahnya seperti ‘lintah
darat’ yang mampu menghisap dengan amat rakus dan buas segala sumber daya alam
dan manusia Amerika Syarikat. Maka Franklin pun berlepas diri dari gerakan
Freemasonry dan berusaha dengan gigih tanpa kenal takut, untuk memperingatkan rakyat
Amerika Syarikat tentang bahayanya orang-orang Yahudi di Amerika.
Salah satu keupayaan Benjamin
Franklin yang fenomenal dan tercatat dalam sejarah Amerika sendiri adalah surat
peringatannnya tentang Yahudi di Amerika, Inilah surat peringatan dari Benjamin
Franklin :Tulisnya...
“Di sana ada bahaya besar yang mengancam Amerika. Bahaya itu
adalah orang-orang Yahudi. Di bumi manapun Yahudi itu berdiam, mereka selalu
menurunkan tingkat moral, kejujuran dalam dunia komersial. Mereka hidup
mengisolasi diri, dan berusaha mencekik leher kewangan pribumi, seperti yang
terjadi di Portugal dan Spanyol.
Sejak
lebih dari 1700 tahun, orang Yahudi mengeluhkan nasib yang mereka alami, kerana
mereka telah diusir dari bumi pertiwi. Perlu diketahui wahai saudara sekalian,
seandainya dunia berbudaya sekarang ini memberinya tanah Palestin, mereka
segera mencari berbagai alasan untuk tidak kembali kesana. Mengapa ? Mereka
tidak lain adalah Vampire penghisap darah. Dan seekor vampire tidak akan bisa
hidup dengan vampire lain. Orang Yahudi itu tidak bisa hidup dengan mereka
sendiri. Mereka harus hidup dengan orang Kristen atau bangsa-bangsa yang bukan
dari golongan mereka.
Jika orang Yahudi tidak disingkirkan dari Amerika dengan kekuatan
Undang-Undang, maka dalam masa 100 tahun mendatang, mereka mereka akan
menguasai dan menhancurkan kita dengan mengganti bentuk pemerintahan yang telah
kita perjuangkan dengan pengorbanan darah, nyawa, harta dan kemerdekaan peribadi
kita. Seandainya orang Yahudi itu tidak diusir dalam waktu 200 tahun mendatang,
anak cucu kita nanti akan bekerja diladang-ladang untuk memberi makan
orang-orang Yahudi itu. Sementara itu, orang Yahudi akan menghitung-hitung wang
dengan tangan mereka di berbagai perusahaan keuwangan.
Aku
ingatkan anda sekalian. Kalau anda tidak menyingkirkan Yahudi untuk selamanya,
maka anak cucu dan cicit kalian akan memanggil-manggil nama kalian dari atas liang
kubur kalian kelak. Fikiran yang ada dibenak orang Yahudi tidak seperti yang
ada pada orang Amerika. Meskipun mereka hidup bersama kita selama beberapa
generasi, mereka tidak akan berubah sebagaimana macan tutul tidak bisa mengubah
warna kulitnya. Mereka akan menghapus institusi kita. Oleh kerana itu, mereka
harus disingkirkan dengan konstitusi”
Surat ini ditulis oleh Benjamin
Franklin berkenaan dengan Rencana Undang-Undang tahun 1789 dan dimuat dalam
Charles Pinsky Journal, South Carolina. Teks aslinya sampai sekarang masih bisa
dilihat di Franklin Institute Philadelphia, AS.
Sumber: William G. Carr, Gerakan Zionisme Menaklukan Dunia,
Pustaka Al Kautsar dan Eramuslim Digest Edisi 4
0 comments:
Post a Comment