Sejujurnya aku berfikir
bahawa perang di Suriah tidak akan pernah berakhir. Sebagai penduduk asli, aku
telah memotret perang di Aleppo selama tiga tahun. Khamis lalu adalah hari
paling sadis yang pernah aku lalui di kotaku setelah agak lama bertahan. Aku mengambil gambar
usaha untuk menyelamatkan bayi di daerah perumahan Al-Kalasa yang dikendalikan
oleh oposisi dan ketika itu masih lagi dikepung pasukan regim.Ketika serangan udara
menghentam, aku berada dalam radius beberapa ratus meter dengan kenderaan. Aku
berlari menuju ketempat kejadian untuk memotret kejadian tersebut menggunakan
kamera ku. Kebiasaannya para tetangga yang pertama datang untuk membantu yang
terluka sebelum petugas keselamatan dari kalangan oposisi tiba dilokasi kejadian.
Kebanyakan mereka mendapat latihan dari Turki. Itulah yang terjadi pada Khamis
lalu.








Ketika kami tiba di sana,
seorang wanita menangis meminta bantuan. Dari dalam gedung apartemen yang hancur,
dia, suami serta bayinya terperangkap dalam apartemen dan tidak memiliki cara
untuk turun ke bawah. Operasi menyelamat dilakukan segera.Pasukan penyelamat menempatkan
tangga ke apartemen mereka. Meskipun apartemen mereka hancur, entah bagaimana,
tiga orang itu tidak terluka. Aku memotret penyelamatan bayi itu dan
keluarganya akhirnya berkumpul. Aku tidak tahu apa yang terjadi pada mereka
setelah itu, aku tidak tahu siapa mereka.
Hari yang paling
mengerikan di Aleppo.Sejak awal serangan dilakukan regim Basyar, lebih dari 250
warga Aleppo terkorban dalam pengeboman dan menjadi salah satu tragedi paling
memilukan. Serangan di Aleppo,tidak menyisakan satu pun ragam kehidupan. Tidak
ada restoran, kafe, tempat-tempat rekreasi dan tidak ada jejak kehidupan budaya
yang kaya yang telah berkembang di kota terbesar kedua di negara ini sebelum
perang. Aleppo merupakan salah satu kota paling berbahaya di dunia.
Sulit untuk bekerja
sebagai fotografer di Suriah. Satu profesion yang merbahaya. Pertama, anda
harus berada di tengah-tengah aksi untuk mendapatkan gambar terbaik. Terkadang,
banyak orang yang terganggu oleh fotografer dan kadang-kadang mereka juga
diserang. Tahun lau, di lingkungan Al-Fardous, seorang fotografer mendapati
kameranya dirosakan oleh orang-orang yang marah setelah fotografer itu memotret
gambar wanita.
Seperti yang lainnya, aku secara peribadi terpengaruh oleh
pertempuran. Aku terluka oleh dua peluru pada April 2012. Ayahku juga terluka,
setelah menolong sepupuku.Banyak dari teman-temanku telah meninggalkan Suriah
menuju Turki dan kemudian ke Jerman. Tahun lalu, aku juga berpikir untuk pergi,
namun akhirnya aku memutuskan untuk bertahan dan terus bekerja. Aku ingin
menunjukkan pada dunia luar tentang penderitaan yang dialami oleh rakyat
Suriah.
Pelbagai sumber
Ada 7 tahun saya jadi tki di singapura akhirnya impian saya tercapai untuk pulang ke indonesia,terima kasih MBAH SERO atas bantuannya,saya bisa berkumpul kembali dengan keluarga di kampung,karna melalui jalan togel sekarang saya bisa sukses,ini semua berkat bantuan MBAH SERO yang memberikan angka 4d bocoran singapura,alhamdulillah dapat 250 juta,saya sangat bersyukur kebun orang tua yang dulunya di gadai buat biaya saya untuk berangkat kesingapura,kini sudah saya tebus kembali,tanpa bantuan beliau mungkin belum bisa saya pulang kampung,terima kasih banyak MBAH SERO jasa-jasamu tidak akan saya lupakan,bagi saudarah2 di indonesia maupun di luar negeri butuh bantuan,apalagi yang terlilit hutang silahkan tlpn atau sms di nomor 082 370 357 999 atas nama MBAH SERO,beliau seorang paranormal yang bisa di percaya,karna sudah memberkan hasil,ingat kesempatan tidak akan datang untuk kedua kali,jadi giliran anda untuk membuktikannya,inilah kisah nyata dari saya ibu irma tki singapura..
ReplyDelete