Sponsor

Saturday, November 29, 2014

Bergambar – Ritual Agama Yang Mengerikan, ‘Persembahan’ Untuk Dewi Gadhimai..

Ritual penganut agama Hindu ini dipercayai dilakukan untuk persembahan kepada Dewi Gadhimai yang menjadi sumber kekuatan kepada keluarga mereka. Ritual ini berlangsung selama dua hari bermula hari sabtu 29 November dengan acara memenggal leher haiwan diperkarangan sebuah kuil di desa Baripayur, sebuah desa diwilayah terpencil di Nepal.
‘Memang luar biasa,setiap orang sangat menanti acara ini’, jelas seorang pemuka agama Manggal Chaudhary berhampiran sebuah kuil yang mengadakan ritual ini. Jelasnya lagi, ‘proses ritual berjalan lancar dan sekarang mereka sedang melakukan ‘persembahan’. Dihari pertama, Penganut hanya diperkenankan untuk memotong kerbau. Setelah itu diikuti binatang lainnya’…
Acara persembahan akan dimulai pada tengah malam dengan pengawasan ketat pihak polis. Selama ritual berlangsung, minuman berakhohol adalah dilarang. Disamping itu, penganut akan bermalam dihalaman kuil bagi memanjatkan pujian untuk persembahan mereka.
Seorang penganut berkata, ‘saya persembahkan binatang ini untuk Dewi Gadhimai agar terlindung keluarga saya.Bila kamu percaya dan yakin padanya, ia akan mengabulkan permintaan kamu’..






Sejarah Ringkas Ritual Gadhimai..
Menurut cerita penganut setempat, ritual seperti ini sudah dimulakan sejak beberapa abad silam. Diceritakan pada ketika itu, Dewi Gadhimai telah menampakkan dirinya pada seorang tahanan dan dimintanya tahanan tersebut membangunkan sebuah Kuil. Setelah tahanan tersebut ‘tersedar’, rantai yang selama ini ‘membelengu’nya sudah terlepas dari ikatan dan tahanan tersebut dapat membebaskan dirinya dari penjara.
Sebagai balasan kepada Dewi Gadhimai, ‘bekas tahanan’ tersebut berusaha membangunkan sebuah kuil dan mempersembahkan binatang ternakan sebagai tanda ucapan terima kasih kepada Dewi Gadhimai. Dengan bersaksikan kepada setiap orang yang ditemuinya, ritual tersebut menjadi ikutan ramai dan tersebar sehingga sekarang.
Pelbagai sumber..

1 comments:

  1. Kembalilah pada ajaran Weda , mencintai semua mahluk hidup.. Jika memang mesti ada ritual pengorbanan seharusnya tidak berlebihan sampai membunuh 500k hewan ini sama aja membantai ciptaan Tuhan..

    ReplyDelete

http://penburukonline.blogspot.my/